PADANG– Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan untuk Kader Keamanan Pangan Sekolah, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak kader mandiri yang mampu mengawal ketersediaan pangan aman, bermutu, dan bergizi di lingkungan sekolah.
Acara ini diikuti oleh komunitas sekolah yang menjadi target intervensi tahun 2026, yakni MAN Insan Cendikia, SMP N 1 Kampung Dalam, SMP IT Madinah Alfatih, SDN 15 Sungai Geringging, dan SDN 11 VII Koto. Selain unsur sekolah, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan lintas sektor dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Padang Pariaman.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Pariaman, Bapak Hendri, dalam sambutannya menegaskan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masa depan sangat dipengaruhi oleh pola konsumsi siswa saat ini.
"Pangan yang dikonsumsi anak usia sekolah kini sangat mudah diperoleh, mulai dari kantin, lingkungan sekitar, hingga melalui layanan e-commerce. Oleh karena itu, keamanan produk harus dikawal melalui kebijakan sekolah yang kuat dan pengawasan aktif dari OPD terkait," ujar Hendri.
Hendri menambahkan bahwa poin krusial dalam program ini adalah membangun kemandirian komunitas sekolah agar mampu memproteksi diri dari peredaran pangan yang tidak aman, baik di dalam maupun di luar pagar sekolah.
"Kemandirian sekolah adalah kunci. Kita melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, hingga pedagang PJAS sebagai penggerak utama. Dengan mencetak Kader Keamanan Pangan Sekolah, kita mendorong pengawasan mandiri yang berkelanjutan," jelasnya.
Secara teknis, Bimtek ini dilaksanakan dengan empat agenda utama:
- Sosialisasi materi keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).
- Pembentukan Kader Keamanan Pangan Sekolah dari unsur komunitas sekolah.
- Penyerahan paket edukasi bagi sekolah yang mendapatkan intervensi penuh.
- Pelaksanaan survei pengetahuan, sikap, dan perilaku (pre-intervensi) untuk memetakan kesiapan kader.
Melalui intervensi ini, BBPOM di Padang dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap pesan keamanan pangan dapat menyebar secara masif hingga ke masyarakat luas guna mewujudkan generasi yang lebih sehat dan tangguh di masa depan.
Balai Besar POM di Padang