Bagian dari rangkaian kegiatan program aksi nasional PJAS yang dilaksanakan didaerah yang tak kalah pentingnya adalah monitoring dan evaluasi, dimana sebuah kegaitan yang hanya dilaksanakan saja tanpa evaluasi akhirnya akan menjadi rutinitas semata tanpa arah dan tidak terukur, untuk itulah perlu diadakan monitoring terhadap semua bentuk kegiatan agar bisa diketahui sudah sejauh mana capaian dan partisipasi semua pihak terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut termasuk pelaksanaan kegiatan PJAS.
Dengan mengundang seluruh stakeholder terkait yaitu Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat, Dinas Kesehatan Kota Padang, Dinas Perindag Propinsi Sumatera Barat, Dinas Perindag Kota Padang, Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Barat, Dinas Pendidikan Kota Padang dan Bidang terkait di BBPOM Padang dengan dimotori oleh Bidang SerLIK diadakan pertemuan terkait monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan PJAS di Sumatera Barat khususnya di Kota Padang.
Sebelumnya Dra. Hilda Murni, Apt, MM Ka Bid SerLIK memaparkan hasil temuan yang dilakukan oleh BBPOM selama periode pertama dimana dari Sekolah Dasar yang didatangi masih ditemukan makanan jajanan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya dan tidak memenuhi syarat baik penggunaan bahan tambahan berlebih maupun kandungan cemaran mikrobiologi yang melebihi ambang batas.
Mencermati data dan fakta tersebut, maka perlu komitmen seluruh stake holder terkait menyatukan langkah dan persepsi agar tujuan dari program ini dirasakan manfaatnya oleh masyakarat, diakhir rapat juga disepakati kegiatan-kegiatan apa saja yang sudah dan akan dilaksanakan oleh masing-masing instansi dan apa yang perlu dikoordinasi dan disinergikan sehingga kegiatan yang terkait dengan PJAS tersebut akan berdampak nyata untuk kepentingan masyarakat.
BBPOM di Padang