PADANG — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang resmi memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Sinergi strategis ini ditujukan untuk mendukung keberhasilan berbagai program prioritas pemerintah, sejalan dengan sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Barat.
Fokus kerja sama mencakup optimalisasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Program Pangan Aman Terpadu, hingga akselerasi peningkatan ekonomi kreatif masyarakat Sumbar. Selain itu, penguatan pengawasan terhadap obat-obat tertentu dan penanganan penggunaan antibiotik secara sembarangan menjadi salah satu poin krusial. Kolaborasi ini menitikberatkan pada penanganan maraknya penyalahgunaan obat-obat tertentu, terutama yang beredar di luar jalur resmi.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BBPOM di Padang, Irwan, dalam tatap muka dan koordinasi bersama Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi (Buya Mahyeldi), Jumat (24/7), di Istana Pagaruyung, Sumatera Barat.
Irwan menegaskan, “Dukungan nyata BBPOM diwujudkan melalui serangkaian langkah konkret, mulai dari pengawasan Obat dan Makanan, percepatan layanan perizinan, pendampingan pelaku usaha, hingga pengawasan mutu produk secara berkesinambungan."
"Secara garis besar kami berperan untuk memastikan pemenuhan aspek keamanan dan mutu produk lokal yang berada di bawah pengawasan Balai Besar POM di Padang, serta cara distribusi atau cara peredaran yang baik yang telah ditetapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku," tegas Irwan.
“Memastikan ketersediaan obat di sarana penyaluran resmi penting bagi pelayanan kesehatan, khususnya di apotek,” ujar Irwan.
“Distribusi di luar jalur resmi harus kita waspadai dan ditindak sesuai aturan perundang-undangan,” pungkas Irwan.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menyambut baik serta memberikan dukungan penuh atas langkah sinergis BBPOM di Padang. Dukungan Pemprov Sumbar direalisasikan dengan menghadirkan jajaran terkait, di antaranya Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Barat.
“Kita punya Program Unggulan Nagari Creative Hub untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, dan ini perlu didukung.”
“Gambir juga komoditi asli Sumbar, ini bagaimana kita meningkatkan nilai jualnya sampai menjadi produk antara dan produk jadi dan bernilai tinggi,” ujar Buya.
“Untuk mengantisipasi penyalahgunaan obat-obat tertentu, Pemprov Sumbar tentu mendukung dan berkomitmen penuh,” pungkas Buya.
BBPOM Padang dan Pemerintah Provinsi Sumbar sepakat memantapkan jalur koordinasi dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus yang melibatkan lintas sektor. Langkah penegakan hukum juga akan ditegakkan secara tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku demi melindungi masyarakat Sumatera Barat.
Balai Besar POM di Padang