Perkuat Keamanan Obat, Dinkes Kab. Solok Bersama BBPOM Padang Gelar Bimtek Strategis di Daima Moosa Glamping Park

08-05-2026 Padang Dilihat 75 kali

SOLOK – Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan di era transformasi digital, Dinas Kesehatan Kabupaten Solok menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi tenaga dan pelaku usaha kefarmasian. Kegiatan yang memanfaatkan anggaran DAK Non-Fisik BPOM ini dilaksanakan dengan suasana yang berbeda di Daima Moosa Glamping Park, Kamis (7/5/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Zulhendri, SKM, MKM, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa sektor farmasi adalah pilar utama dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

"Tenaga farmasi memegang tanggung jawab besar dalam mengelola obat demi menjaga keamanan, ketepatan, dan rasionalitas penggunaan obat di masyarakat. Di tengah regulasi yang dinamis dan tuntutan digitalisasi, peningkatan kompetensi adalah harga mati," ujar Zulhendri.

Sebanyak 48 peserta yang terdiri dari tenaga kefarmasian dan pemilik usaha tampak antusias mengikuti pemaparan dari berbagai narasumber kompeten yang dihadirkan untuk memberikan pemahaman komprehensif antara lain Kepala DPMPTSP Naker Kab. Solok, Drs. Aliber Mulyadi, membedah tuntas tata cara perizinan Toko Obat dan Apotek agar pelaku usaha memiliki legalitas yang kuat. Irwan Suhandra, S.Kep. MM dari BNN Kab. Solok memberikan edukasi mendalam mengenai dampak buruk penyalahgunaan zat adiktif dan obat-obatan di tengah masyarakat

PFM Ahli Muda dari Balai Besar POM di Padang, apt. Hidrah Lisa Putra, S.Farm, memaparkan materi penting mengenai "Peraturan Perundang-undangan Kefarmasian". Ia mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap standar adalah kunci agar khasiat obat tetap terjaga hingga ke tangan konsumen.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah preventif Pemerintah Kabupaten Solok dalam menghadapi perubahan pola pelayanan yang kini mulai beralih ke arah digital. Dengan pemahaman regulasi yang baru, diharapkan tidak ada lagi celah bagi peredaran obat yang tidak memenuhi syarat.

Melalui Bimtek ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dengan para praktisi farmasi. Tujuannya satu: memastikan setiap butir obat yang dikonsumsi masyarakat Kabupaten Solok terjamin keamanan, mutu, dan khasiatnya.

Balai Besar POM di Padang

Sarana