Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan pangan selama bulan suci Ramadan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Padang kembali melaksanakan kegiatan Intensifikasi Pengawasan Keamanan Pangan di Kota Solok (20/2). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pangan yang beredar di masyarakat, khususnya takjil dan makanan siap santap, tetap memenuhi ketentuan keamanan dan mutu di tengah meningkatnya aktivitas konsumsi selama Ramadan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BBPOM di Padang, Drs. Martin Suhendri, Apt., M.Farm., dan dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Solok, Nova Elfino, bersama jajaran serta perwakilan Dinas Kesehatan Kota Solok. Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan nyata serta sinergi lintas sektor dalam melindungi masyarakat dari risiko pangan yang tidak memenuhi ketentuan.
Dalam sambutannya, pihak Pemerintah Kota Solok menyampaikan apresiasi atas langkah preventif yang dilakukan BBPOM di Padang. Ramadan merupakan periode dengan peningkatan signifikan dalam produksi dan penjualan pangan, sehingga pengawasan yang lebih intensif menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan dan keamanan konsumen.
Pada pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan langsung terhadap pedagang takjil dan produk pangan siap saji. Sebanyak 25 sampel makanan dan minuman diambil untuk diuji di tempat menggunakan mobil laboratorium keliling dengan metode uji cepat (rapid test). Pengujian difokuskan pada kemungkinan kandungan bahan berbahaya yang dilarang dalam pangan, seperti Formalin, Boraks, Methanyl Yellow, dan Rhodamin B. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh sampel memenuhi persyaratan dan dinyatakan layak konsumsi.
Pengawasan tidak hanya menyasar pedagang takjil, tetapi juga mencakup delapan sarana distribusi pangan, termasuk swalayan dan minimarket. Pemeriksaan difokuskan pada aspek legalitas produk, kondisi kemasan, serta masa kedaluwarsa guna memastikan produk yang beredar aman dan sesuai ketentuan.
Melalui penguatan pengawasan ini, BBPOM di Padang berharap masyarakat Kota Solok dapat menjalani Ramadan dengan rasa aman dan nyaman. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pengawasan pangan yang efektif dan berkelanjutan. Dengan komitmen bersama, diharapkan setiap hidangan berbuka yang dikonsumsi terjamin keamanannya, sehingga ibadah Ramadan dapat dijalankan dengan penuh ketenangan dan keberkahan.
Balai Besar POM di Padang