_x000D_
Untuk mencapai Visi dan Misi Badan POM RI tersebut dilakukan kegiatan yang dapat menjamin mutu Obat dan Makanan pasca pemasaran melalui sampling dan pengujian. Sampling dilaksanakan dalam rangka pengawasan terhadap pemenuhan standar mutu (compliance) dan surveilance._x000D_
_x000D_
Dalam menyusun produk yang akan disampling, ditetapkan beberapa kriteria yang harus dipenuhi agar kegiatan sampling dapat tercapai tujuannya._x000D_
_x000D_
Untuk itu diperlukan pelatihan pengembangan Sumber Daya manusia (SDM) untuk program sampling di pusat dan didaerah._x000D_
_x000D_
Tujuan :_x000D_
- _x000D_
- Tersedianya tenaga di daerah yang terampil dalam bidang sampling Obat dan Makanan. _x000D_
- Tersosialisasinya program sampling Obat dan Makanan di daerah _x000D_
_x000D_ Narasumber pada pelatihan sampling ini dari Direktorat Surveilan & Penyuluhan Keamanan Pangan Badan POM RI dan Balai Besar POM di Padang._x000D_
_x000D_ Proses dan metodologi pelatihan ini dimulai dengan Pembukaan, Pre-Test, Pembekalan Materi, PKL, Presentasi Kelompok, diskusi Umum dilanjutkan dengan Post-Test dan penutupan._x000D_
_x000D_ Biaya pelatihan dibebankan kepada DIPA Balai Besar POM di Padang._x000D_
_x000D_ Pada acara penutupan Plh. Kepala Balai Besar POM di Padang menyampaikan agar materi yang disampaikan dapat bermanfaat dan diaplikasikan untuk tujuan akhir terlindungnya masyarakat dalam pemenuhan standar mutu obat dan makanan._x000D_ _x000D_
_x000D_ Balai Besar POM di Padang _x000D_
_x000D_