Pameran yang diikuti BBPOM di Padang pada acara Festival empat danau dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Solok ke 104 memasuki hari ke lima (31/3/17). Pada kegiatan pameran kali ini BBPOM di Padang tidak hanya hadir melayani masyarakat melalui KIE tentang produk yang tidak aman dan beresiko terhadap kesehatan, tetapi juga melakukan sampling pangan disekitar lingkungan pameran. Dari semua sampel yang diuji masih ditemukan kerupuk nasi yang mengandung boraks. Dengan kedatangan masyarakat ke stand pameran BBPOM diharapkan masyarakat mendapat informasi tentang boraks dan masyarakat menyadari bahaya mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan berbahaya.
Petugas BBPOM juga melaksanakan kegiatan pengawasan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di Kec. X Koto Singkarak. PJAS memiliki peran strategis dalam pemenuhan gizi dan pemeliharaan ketahanan belajar anak di sekolah. Upaya pencegahan terhadap kemungkinan PJAS yang Tidak Memenuhi Syarat telah dilakukan melalui sampling dan pengujian sampel dengan mobil laboratorium keliling. Pelaksanaan kegiatan ini didampingi oleh Kasie. Farmakmin Dinas Kesehatan Kab. Solok bpk Drs. Zulfanardi, Apt. Beliau berharap penanganan masalah PJAS dapat dilakukan secara bersama antara Dinkes dan BBPOM baik secara program maupun tindak lanjut temuan.
Sekolah yang dikunjungi oleh petugas adalah SMA 1, SMP 1, SMP 3, SD 02, SD 03 dan SD 23 Singkarak. Petugas melaksanakan sosialisasi di SD 02, tinjauan ke kantin sekolah untuk melihat makanan dan minuman yang dijual. Informasi diberikan kepada pengelola kantin tentang bahan berbahaya yang dilarang dalam pangan serta tetap menjaga kebersihan di kantin. Petugas berharap pihak sekolah tidak menjual pangan berbahaya di lingkungan sekolah, serta pengawasan terhadap jajanan terus dilakukan.
BBPOM di Padang