Padang ciptakan pasar bebas bahan berbahaya

23-05-2013 Padang Dilihat 1916 kali

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memberikan dukungan terhadap kegiatan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya yang diprakarsai oleh Badan POM RI. Hal ini disampaikan beliau saat membuka acara Advokasi Komitmen Pemerintah Daerah dan Lintas Sektor Dalam Rangka Menciptakan Pasar yang Aman dari Bahan Berbahaya pada hari Selasa tanggal 21 Mei 2013 yang diadakan oleh BBPOM Padang.

Forum tersebut dihadiri oleh pejabat pemegang kebijakan dari SKPD terkait, komunitas pasar dan pemangku  kepentingan instansi terkait Kota Padang dan Payakumbuh. Turut hadir narasumber dari Direktorat pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya BPOM RI Drs. Bosar Pardede, Apt dan Sekretaris Bappeda Propinsi Sumatera Barat Hefdi, SH. MSi.

Kepala BBPOM Padang Indra Ginting selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa tujuan dari forum advokasi ini adalah untuk memperoleh komitmen dan dukungan dari Pemda Propinsi Sumatera Barat dan Kota/Kabupaten setempat, komunitas pasar, dan pemangku kepentingan terkait dalam implementasi Pasar Bebas dari Bahan Berbahaya di Pasar Contoh dan replikasi program tersebut di pasar lainnya.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama pemerintah Daerah yang ditandatangani pertama oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Kepala BBPOM Padang Indra Ginting, dilanjutkan dengan Kepala Dinas propinsi dan Kabupaten/Kota serta Kepala Dinas Pasar. Irwan Prayitno juga memberikan pin, rompi serta rapid test kit secara simbolik kepada Kepala Dinas Pasar yang telah ditunjuk sebagai pasar contoh.

“Petugas instansi terkait harus proaktif turun ke lapangan dalam menciptakan pasar aman dari Bahan Berbahaya. Kalau pedagang dan produsen yang sudah berkali-kali ditegur tetap saja melakukan, maka harus diberi tindakan sesuai ketentuan aturan yang berlaku” pesan Irwan Prayitno.

Pada forum ini Pemerintah Daerah Sumbar merekomendasikan agar dibuat peraturan daerah tentang Pengawasan Obat dan Makanan.

Balai Besar POM di Padang

Sarana