Solok – Semangat mewujudkan masyarakat yang peduli terhadap keamanan pangan terus tumbuh di tingkat nagari. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan pengimbasan mandiri Program Desa Pangan Aman bertajuk "Kenali Panganmu, Jamin Keamananmu" yang diselenggarakan di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Lunggo, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, pada Selasa (21/7).
Kegiatan ini merupakan pengimbasan mandiri dari Program Desa Pangan Aman yang bertujuan memperluas edukasi kepada masyarakat agar mampu memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan secara aman. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lembang Jaya, Yendri Agusta, Wali Nagari Limau Lunggo, Syahrial, Ketua Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Limau Lunggo, Mardanus, Pendamping Nagari, Delvis, perangkat nagari, kader keamanan pangan, pelaku UMKM, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Nagari Limau Lunggo, Syahrial, menyampaikan bahwa sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani, sementara sebagian lainnya mengembangkan usaha pangan olahan seperti pembuatan kue. Oleh karena itu, edukasi keamanan pangan dinilai penting untuk mendukung pengembangan UMKM agar menghasilkan produk yang aman dan memiliki daya saing.
Ketua BPN Limau Lunggo, Mardanus juga mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga masyarakat semakin peduli terhadap keamanan pangan.
Sementara itu, Camat Lembang Jaya, Yendri Agusta, menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, konsumsi pangan yang aman dan bergizi berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta mendukung upaya percepatan penurunan stunting. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok terus memberikan perhatian terhadap keamanan pangan melalui berbagai kegiatan pembinaan, pengawasan, serta pengujian sampel pangan bersama BBPOM di Padang. Camat Lembang Jaya secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Tim BBPOM di Padang memberikan edukasi komprehensif mengenai keamanan pangan kepada masyarakat dan pelaku UMKM, mulai dari penerapan keamanan pangan dalam menghasilkan produk yang memenuhi ketentuan, penguatan Program Desa Pangan Aman sebagai upaya mendukung pencegahan stunting, hingga pentingnya membudayakan keamanan pangan di lingkungan sekolah. Peserta juga dibekali pemahaman tentang Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) serta pemanfaatan aplikasi BPOM Mobile sebagai sarana memperoleh informasi dan melakukan pengecekan produk secara mandiri.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar keamanan pangan. Melalui pengimbasan mandiri ini, diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan, mendorong tumbuhnya budaya keamanan pangan di Nagari Limau Lunggo, sekaligus menjadi inspirasi bagi nagari lain untuk mengembangkan Program Desa Pangan Aman secara mandiri.