PADANG.Galamai- Bertempat di Pangeran Beach Hotel Padang Balai Besar POM di Padang melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi lintas sektor keamanan pangan terpadu program prioritas nasional keamanan pangan yang terdiri Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) dan Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS) Aman (12/12). Kegiatan ini dibuka oleh walikota Padang yang diwakili oleh Staf Ahli Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Kota Padang Habibul Fuadi. Kegiatan ini dihadiri 45 peserta yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, Kantor Kemenag Kota Padang serta Kelurahan, Kader Keamanan Pangan Desa, Kepala Sekolah/Madrasah, serta Petugas Pasar yang diintervensi.
Plt Kepala BBPOM di Padang Hilda Murni dalam sambutannya Program keamanan pangan dilakukan untuk melakukan tindakan perbaikan agar pelaksanaan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah dapat berjalan lebih optimal. Hilda menambahkan kader-kader dan komunitas yang telah dibentuk dan diberikan edukasi diharapkan mampu menyampaikan pengetahuan mereka ke tingkat kelurahan, sekolah dan pasar lainnya. “BPOM ingin semua lokus intervensi pangan dinyatakan aman,” Jika masyarakat tidak memahami keamanan pangan dengan baik, maka mereka belum dapat menyebarkan pengetahuan tersebut kepada komunitas lain. Maka perlu evaluasi lebih lanjut.
Pada sambutan walikota Padang menyampaikan atas nama pemerintah dan masyarakat Padang mengucapkan terima kasih pada Badan POM yang telah memilih dan melaksankan intervensi dalam mewujudkan keamanan pangan Aman di Kota Padang dan kami menilai bahwa program ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Padang. Kepada semua OPD terkait diinstruksikan untuk memberi dukungan kelangsungan program ini. Pada Lurah, Kepala Sekolah dan Pasar agar dapat tetap diterapkan dan kita perluas ketempat lain di Kota Padang ini.
Selanjutnya, pemaparan hasil monitoring dan evaluasi keamanan pangan terpadu dan Succes Story Sekolah dengan PJAS Aman SMPN No.1 Padang Panjang. Setelah pemaparan ini, dilaksanakan diskusi seluruh perwakilan kelurahan, pasar dan sekolah/madrasah terkait dengan dampak program yang telah dilaksanakan. Dari hasil diskusi dan tanggapan yang disampaikan, diperoleh kesimpulan bahwa program ini sangat dirasakan sekali manfaat nya sehingga dari kelurahan, pasar dan sekolah berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini secara mandiri dan hal ini didukung oleh OPD terkait yang hadir dalam kegiatan ini.
Sebagai bentuk apresiasi pelaksanaan kegiatan ini, BBPOM di Padang memberikan Sertifikasi Sekolah dengan PJAS Aman kepada 11 sekolah/madrasah yang diintervensi dan Piagam Penghargaan kepada Pasar Intervensi yaitu Pasar Alai Padang serta 3 kelurahan intervensi Kelurahan Cangkeh Nan XX, Kelurahan Andaleh dan Kelurahan Cupak Tangah. (LGF)
Balai Besar POM di Padang