Pondok Pesantren Al Manar di Nagari Batu Hampar Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi tempat kedua pelaksanaan Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) yang diadakan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang bersama Tokoh Masyarakat di tahun 2025. Dengan mendatangkan Ade Rezki Pratama sebagai Tokoh Masyarakat dari anggota DPR RI Komisi IX, pelaksanaan acara pada hari Sabtu, 10 Mei 2025 ini berjalan dengan lancar. Kegiatan dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Sekretaris Camat, Wakapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas Akabiluru, Pimpinan Ponpes Al Manar dan Wali Nagari yang berada di wilayah Kecamatan Akabiluru. Sebanyak 250 orang dari berbagai lapisan masyarakat di Kecamatan Akabiluru juga turut serta dalam KIE ini.
Ade Rezki Pratama menekankan pentingnya sosialisasi yang dilakukan bersama BBPOM di Padang karena dari ujung rambut hingga ujung kaki, dari pagi hingga malam hari kita selalu memakai produk yang diawasi oleh BPOM. Contohnya kosmetik seperti shampo dan sabun mandi ataupun pangan terkemas yang dikonsumsi setiap hari Oleh karena itu hendaknya masyarakat berhati-hati dalam memilih produk yang hendak digunakan tersebut agar terhindar dari zat berbahaya yang dapat berpotensi menimbulkan kanker.
Plt Kepala Balai Besar POM di Padang, Hilda Murni dalam paparan materinya mengajak masyarakat menggunakan aplikasi BPOM Mobile untuk memeriksa keaslian izin edar dari produk yang dibeli seperti obat, obat tradisional, kosmetik maupun pangan terkemas yang berdar di tengah masyarakat, Tak lupa pesan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) disampaikan agar dapat diaplikasikan setiap sebelum mengkonsumsi obat dan makanan. Maraknya obat setelan tanpa label yang beredar di tengah masyarakat sebaiknya dihindari. Walaupun disebutkan dapat mengobati berbagai macam penyakit, tetapi obat ini tidak diketahui identitasnya sehingga memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan. Diujung penyampaian materinya Hilda mengajak peserta untuk mengikuti media sosial BBPOM di Padang untuk mendapat informasi terbaru seputar obat dan makanan
Pada kesempatan ini juga terdapat mini pameran untuk edukasi masyarakat terkait keamanan obat dan makanan. Pangan yang mengandung bahan berbahaya serta obat tradisional dan kosmetik yang illegal atau tidak memiliki izin edar terpajang di pameran. Selain itu juga dibagikan brosur Lawan Resistensi Antimikroba dan Cara membuang Antibiotik kepada peserta termasuk ibu-ibu dari Majelis Taklim (HA)
BBPOM di Padang