Kamis (29/11), BBPOM di Padang menggelar kampanye sehari tentang produk OMKABA Ilegal dengan cara konvoi di seputaran kota Padang. Kampanye ini dilaksanakan Sebagai upaya menekan angka serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya peredaran obat dan makanan illegal.
Paginya dilaksanakan Konfrensi pers dengan beberapa awak media di aula BBPOM di Padang. Kepala BBPOM di Padang Drs. H. Indra Ginting, Apt. MM menyampaikan bahwa peredaran obat dan makanan illegal makin marak dan kian mengkhawatirkan. Masyarakat harus sadar dan tahu hal ini agar tidak terjadi dampak negatif untuk kesehatan dan kehidupan kedepannya.
Setelah itu langsung dilaksanakan Konvoi menaiki beberapa mobil kantor dan mobil Laboratorium Keliling bekerjasama dengan pihak kepolisian kota Padang. Tim BBPOM di Padang berjumlah 35 orang yang dipimpin langsung oleh Indra Ginting melaksanakan konvoi menyusuri jalan-jalan utama di kota Padang. Aksi kampanye ini dimulai dari kantor BBPOM di Padang menuju Jl. Jhoni anwar – Ulak Karang – S.Parman – Veteran – Pemuda – Imam Bonjol – Sudirman – Perintis Kemerdekaan – Kis. Mangunsarkoro dan berakhir di GOR H. Agus Salim.
Konvoi melaju pelan sambil memberikan informasi kepada masyarakat melakui pengeras suara. Konvoi berhenti di beberapa titik yaitu di Pasar Ulak Karang, Plaza Andalas, Pasar Raya serta Lapangan Imam Bonjol. Tanpa menghiraukan teriknya matahari siang itu, seluruh anggota tim berseragam merah tetap semangat membagikan brosur dan informasi kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan ini mencuri perhatian sejumlah masyarakat yang berkendaraan serta masyarakat yang berada di pinggir jalan. Apalagi kegiatan ini merupakan informasi yang sangat dibutuhkan masyarakat tentang bagaimana obat dan makanan illegal tersebut.
“Semoga kampanye ini dapat bermanfaat bagi masyarakat kota Padang. Masyarakat harus selektif dalam memilih dan membeli obat, makanan, obat tradisional dan kosmetik. Jangan tergiur dengan harga murah dan warna mencolok yang dapat membahayakan kesehatan ”, tutup Indra Ginting.
BBPOM di Padang