Bertempat di Aula Kantor Puskesmas Nan Balimo Kota Solok, 20 Pelaku Usaha Pangan di Kota Solok berkomitmen untuk menjaga keamanan pangan yang diolah untuk di nikmati oleh konsumen. Konsumen adalah bagian penting dari kelangsungan usaha mereka sehingga ketika pelaku usaha mengolah pangan, maka yang dilakukan adalah bagaimana pengolahan tersebut seakan-akan adalah menyajikan hidangan pangan untuk keluarga sendiri.
Pertemuan yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota Solok tersebut dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2016. Pertemuan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Padang yang disampaikan oleh Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen Drs. Asrianto, Apt, MM.
Dalam paparannya disampaikan tentang pentingnya keamanan pangan dimana selama ini dikenal ketersediaan pangan, ketahanan pangan dan lain-lain yang pada intinya sudah terangkum dalam bahasa keamanan pangan. Pangan yang tersedia, mencukupi bahkan memenuhi semua kebutuhan masyarakat belum tentu aman seperti contoh dalam momen tertentu Tahun Baru atau Idul Fitri, semua orang berlomba menyiapkan kebutuhan bahkan mereka yang sebelumnya bukanlah pelaku usaha di bidang pangan akan timbul usaha dadakan menjadi pengusaha pangan hal ini perlu di antisipasi jangan sampai pelaku usaha dadakan tersebut hanya memanfaatkan situasi sementara tidak punya pemahaman tentang keamanan pangan sehingga usaha yang dilakukan hanya sekedar mencari untung belaka.
Untuk itulah perlu senantiasa diulang-ulang penyampaian materi terkait keamanan pangan walaupun sebelumnya sudah mendapat materi yang sama akan tetapi ada up date yang senantiasa di perbaharui. Diakhir pertemuan di sampaikan agar para pelaku usaha senantiasa memperhatikan kelangsungan usaha baik pengolahan maupun pemasarannya.
Balai Besar POM di Padang