Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) bersama Tokoh Masyarakat merupakan upaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap obat dan makanan aman yang melibatkan tokoh masyarakat. Sebagai stakeholder kunci, tokoh masyarakat memegang peran strategis dalam membantu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sistem pengawasan Obat dan Makanan dengan cara mendorong, memotivasi dan berperan sebagai role model bagi masyarakat untuk menerapkan perilaku yang benar dalam memilih dan mengonsumsi Obat dan Makanan aman, sekaligus membantu mengawasi dan melaporkan Obat dan Makanan ilegal yang membahayakan kesehatan masyarakat.
Balai Besar POM di Padang mengawali Kegiatan KIE pada tahun 2025 di Gedung serbaguna Jorong Pilubang Nagari Biaro Gadang Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam pada tanggal 9 Mei 2025. Tokoh mayarakat berasal dari anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas, Kepala KUA dan Wali Nagari setempat dengan 250 peserta yang berasal dari seluruh lapisan masyarakat.
Plt Kepala Balai Besar POM di Padang, Hilda Murni dalam sambutannya menyebutkan bahwa promosi yang menarik pada berbagai platform semakin meningkatkan animo masyarakat untuk berbelanja. Namun di sisi lain masyarakat menjadi lebih rentan terhadap promosi produk yang berlebihan dan cenderung menyesatkan. Oleh karena itu masyarakat perlu diedukasi untuk memilih obat dan makanan yang aman. Melalui kesempatan ini Ade Rezki Pratama menghimbau masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dan berdaya dalam memilih dan mengkonsumsi produk Obat dan Makanan dan menyikapi dengan bijak informasi yang beredar serta melaporkan Obat dan Makanan yang tidak memenuhi syarat. Untuk mencegah resistensi obat antimikroba, Ade mengharapkan masyarakat untuk mengikuti aturan pakai obat yang diperoleh dari resep dokter. Kepala BPOM Payakumbuh, Iswadi, turut memaparkan materi pada acara ini. Kabupaten Agam yang merupakan daearah pengawasan BPOM Payakumbuh diharapkan dapat menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum mengkonsumsi obat dan makanan.
Peserta yang hadir cukup bersemangat dalam mengikuti KIE ini. Hal ini terlihat dengan adanya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada pemateri. Semoga ilmu yang didapat dari peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menyampaikannya kepada keluarga, teman dan lingkungan masyarakat sekitar (HA).
Balai Besar POM di Padang