Diseminasi Layanan PIO Nas dan Perpustakaan Badan POM di Balai Besar POM di Padang

19-06-2010 Padang Dilihat 2791 kali

_x000D_

Bagian Pusat Informasi Obat Nasional (PIO Nas) Badan POM RI melakukan bimbingan teknis Layanan Informasi Obat dan Perpustakaan Badan POM di Balai Besar POM di Padang dari tanggal 15-16 Juni 2010, dengan kegiatan antara lain:

_x000D_
    _x000D_
  1. Pemasukan data pustaka milik Balai Besar POM di Padang dalam aplikasi perpustakaan Badan POM yang akan ditampilkan dalam website Badan POM yang dibimbing oleh Ridwan Sudiro, S.IP.
  2. _x000D_
  3. Melakukan diseminasi layanan informasi obat yang telah dilakukan oleh PIO Nas Badan POM sehingga Balai Besar POM di Padang dapat memanfaatkan PIO Nas dengan merujuk pertanyaan mengenai obat, serta pemanfaatan fasilitas literatur yang dimiliki dalam mendukung layanan tersebut.
  4. _x000D_
  5. Seminar setengah hari tentang Layanan Informasi Obat dan Sosialisasi IONI 2008.
  6. _x000D_
_x000D_

Sosialisasi buku IONI dilaksanakan di Hotel Pangeran City Padang pada hari Rabu, 16 Juni 2010, yang dibuka oleh Plh.Kepala Balai Besar POM di Padang, pada pidatonya Plh. Kepala Balai Besar POM di Padang menyampaikan Sosialisasi buku IONI ini diperlukan karena pentingnya ada suatu rujukan informasi obat yang terpercaya untuk tenaga kesehatan di Indonesia. Disebabkan obat telah memberikan manfaat yang luar biasa terhadap peningkatan status kesehatan masyarakat, menurunkan angka pesakitan dan angka kematian. Sejalan dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan di bidang obat, maka perkembangan obat menjadi sangat pesat dan telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam perbaikan pelayanan kesehatan di banyak Negara termasuk Indonesia.

_x000D_

Selain itu obat juga dapat menimbulkan berbagai hal yang tidak diinginkan, berbagai efek samping dapat timbul, belum lagi pemberian obat dapat menjadi sia-sia sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi terbuang percuma. Oleh karena itu, obat harus digunakan dengan tepat sehingga dapat diperoleh manfaat yang maksimal dengan resiko yang seminimal mungkin.

_x000D_

Hasil yang diharapkan dari seminar ini adalah:

_x000D_
    _x000D_
  1. Meningkatnya wawasan tenaga kesehatan mengenai pemilihan rujukan informasi obat yang terpercaya.
  2. _x000D_
  3. Tersebarnya informasi mengenai tersedianya buku IONI di pasaran yang merupakan buku yang berisi informasi obat yang akurat, tidak bias, serta ringkas dan mudah untuk digunakan sebagai referensi oleh tenaga kesehatan.
  4. _x000D_
  5. Buku IONI menjadi rujukan Nasional bagi tenaga kesehatan untuk informasi terkait obat.
  6. _x000D_
_x000D_

Pada kesempatan ini juga diserahkan buku IONI tahun 2008 oleh Ibu Irhama Hayati, S.Si, Apt, MTI kepada Ibu Dra. Amyelli, Apt sebagai Plh. Kepala Balai Besar POM di Padang.

_x000D_

Seminar setengah hari ini disampaikan oleh narasumber dari PIO Nas Badan POM RI yaitu Irhama Hayati, S.Si, Apt, MTI dan Eriana Kartika Asri, S.Si, Apt. Peserta seminar terdiri dari: 16 orang tenaga kesehatan di Rumah Sakit (Dokter dan Apoteker), 14 orang Apoteker Pengelola Apotek, 3 orang tenaga kesehatan di Puskesmas, 1 orang petugas Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat, 1 orang petugas Dinas Kesehatan Kota Padang dan petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Padang

_x000D_

Dalam seminar ini terlihat antusiasme dari peserta pada saat sesi diskusi/tanya jawab, baik itu dari Dokter, Apoteker dan Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit maupun Puskesmas.

_x000D_

Sosialisasi IONI ini juga telah dimuat di situs minangkabau online dengan alamat : _x000D_ http://www.minangkabauonline.com/berita-795-penting-rujukan-informasi-obat-terpercaya-bagi-tenaga-kesehatan.html _x000D_

_x000D_

Setelah seminar kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan Narasumber dari PIO Nas melihat data-data Profil Balai Besar POM di Padang yang akan ditampilkan di website Badan POM.

_x000D_

_x000D_

_x000D_ Balai Besar POM di Padang

_x000D_
Sarana