_x000D_
Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) memegang peranan penting dalam memberikan asupan energi dan gizi bagi anak-anak usia sekolah. Hasil survei menunjukan bahwa 36 % kebutuhan energi anak sekolah diperoleh dari pangan jajanan yang dikonsumsinya.Walaupun program keamanan PJAS telah dilaksanakan tingkat keamanan pangan masih belum meningkat. Hasil pengawasan PJAS secara rutin menunjukan tingkat jajanan yang tidak memenuhi syarat berkisar antara 40 – 44 % .
_x000D_
Untuk itu diperlukan peningkatan pengetahuan semua pihak dalam pengawasan PJAS ini. Seiring dengan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap perlindungan dari PJAS yang tidak memenuhi syarat. Balai Besar POM di Padang telah melaksanakan Diseminasi Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di beberapa tempat di Propinsi Sumatera Barat antara lain Kota Padang, Kota Bukittinggi dan baru baru ini telah dilaksanakan di Kab. Solok.
Kegiatan Diseminasi PJAS di Kab. Solok dilaksanakan dua hari pada hari Senin – Selasa tanggal 28 – 29 Mei 2012 bertempat di Solok. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta pada hari pertama yang terdiri dari 1 orang Kepala Sekolah dan 1 orang guru dari 25 SD/MI yang ada di Wilayah Kab.Solok dan peserta pada hari kedua juga berjumlah 50 orang yang terdiri dari 1 orang guru Pembina UKS dan 1 orang penjual makanan di kantin sekolah dari sekolah yang sama dengan hari pertama. Bertindak sebagai Narasumber pada kegiatan ini adalah Ibu Dra Hilda Murni, Apt.MM dan Bpk.Drs. Asrianto, Apt.MM dari Bidang SerLIK Balai Besar POM di Padang.
_x000D_Tujuan kegiatan ini adalah memberdayakan komunitas sekolah untuk membina keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah dan menata kantin sekolah yang memenuhi syarat, serta meningkatkan pengetahuan pengelola kantin sekolah serta guru sekolah tentang keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).
_x000D__x000D_
BBPOM di Padang
_x000D__x000D_
_x000D_ _x000D_