BBPOM Padang telah melakukan beberapa rangkaian kegiatan KIE terhadap komunitas sekolah secara berkesinambungan dari tahun yang lalu terkait dengan implementasi aksi nasional PJAS. Salah satunya adalah kegiatan Diseminasi Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah yang dilaksanakan pada hari Rabu-Kamis tanggal 28-29 Maret 2012 di Padang. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Guru dan penjaga kantin sekolah tentang pentingnya keamanan pangan jajanan anak sekolah.
_x000D_ _x000D_Kegiatan yang berlangsung dua hari ini dihadiri oleh peserta berjumlah 100 orang, terdiri dari hari pertama 50 orang guru SD dan hari kedua yaitu guru SD dan pedagang kantin sekolah yang berjumlah 50 orang. Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Ibu Dra. Hilda Murni, Apt. MM langsung membuka acara dan sekaligus bertindak sebagai Narasumber pada hari pertama. Sedangkan Narasumber pada hari kedua adalah Bapak Drs. Asrianto, Apt. MM. Materi yang disampaikan pada kegiatan ini yaitu : Potret Pangan Jajanan Anak Sekolah di Sumatera Barat, Keterpaduan Program Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah, Pedoman Keamanan Pangan di Kantin Sekolah dan diakhiri dengan pemutaran film POMPI.
_x000D_ _x000D_Dalam penyampaian materi, Narasumber mengatakan bahwa Pangan Jajanan berperan memberikan asupan gizi dan energi bagi anak-anak usia sekolah, dimana berdasarkan penelitian 36% kebutuhan energi anak sekolah diperoleh dari pangan jajanan yang dikonsumsinya, akan tetapi tingkat keamanan pangan jajanan masih memprihatinkan dengan adanya penambahan bahan kimia terlarang pada pangan jajanan. Karena itu dapat dipahami peran penting makanan jajanan pada pertumbuhan dan prestasi belajar anak sekolah.
_x000D_Informasi dari penjual menunjukkan bahwa mereka tidak tahu adanya BTP Ilegal pada bahan baku jajanan yang mereka jual. Selain itu BTP ilegal menjadi primadona bahan tambahan di jajanan karena harganya murah, dapat memberikan penampilan makanan yang menarik (misalnya warnanya sangat cerah sehingga menarik perhatian anak-anak) dan mudah di dapat.
_x000D_ _x000D_“Makanan yang dijajakan oleh penjual umumnya tidak dipersiapkan dengan secara baik dan bersih disamping itu pengetahuan yang rendah tentang penanganan pangan yang aman, untuk mengurangi paparan anak sekolah terhadap makanan jajanan yang tidak sehat dan tidak aman, perlu dilakukan usaha promosi keamanan pangan baik kepada pihak sekolah, guru, orang tua, murid serta pedagang salah satunya adalah dengan melakukan kegiatan diseminasi keamanan pangan Jajanan Anak Sekolah seperti saat ini”, jelas Hilda Murni.
_x000D_ _x000D_Kegiatan Diseminasi PJAS ini dilaksanakan dengan metode kuliah/ceramah, tanya jawab, diskusi, dan diakhiri dengan pemutaran film pompi. Semua peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Peserta berharap BBPOM Padang terus melakukan kegiatan ini secara berkesinambungan serta melakukan pengawasan ke sekolah-sekolah dengan mobil Labor Keliling. Dengan kegiatan ini diharapkan komunitas sekolah mengerti akan pentingnya keamanan pangan jajanan anak sekolah dan berkomitmen untuk bersama-sama mewujudkan Pangan JAS yang aman, bermutu dan bergizi.
_x000D__x000D_
BBPOM di Padang
_x000D__x000D_ _x000D_