Keamanan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan masyarakat karena potensi risiko dapat terjadi pada setiap rantai pangan, mulai dari proses produksi, pengolahan, hingga pangan dikonsumsi. Untuk mendukung terciptanya pangan yang aman dan bermutu secara berkelanjutan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Padang terus mengoptimalkan Program Desa Pangan Aman melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat komunitas.
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan kader keamanan pangan yang telah dilaksanakan pada 6 Mei lalu, BBPOM di Padang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas di Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Kerapatan Adat Nagari Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur (18/5), dan Kantor Wali Nagari Toboh Gadang Barat, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang (19/5).
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan kecamatan, Tim Keamanan Pangan dan kader keamanan pangan nagari, serta 20 peserta komunitas di masing-masing lokasi. Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, seperti pedagang makanan, ibu rumah tangga, guru, siswa, penjaga kantin, pedagang ritel, hingga pemuda aktif setempat. Keberagaman peserta diharapkan mampu memperluas penerapan pangan aman di lingkungan masyarakat.
Dalam sambutannya, perwakilan camat dan Tim Keamanan Pangan dari masing-masing nagari menyampaikan apresiasi atas terpilihnya wilayah mereka sebagai lokus intervensi BBPOM di Padang. Mereka berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga mampu mewujudkan nagari yang sadar dan peduli terhadap keamanan pangan.
Sementara itu, Plt. Kepala BBPOM di Padang yang diwakili oleh PFM Ahli Madya, Linda Gusrini Fadri, menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui keterlibatan aktif masyarakat dan kader keamanan pangan. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjadi contoh bagi nagari lainnya di Kabupaten Padang Pariaman.
Menariknya, materi edukasi dalam kegiatan ini disampaikan langsung oleh lima kader keamanan pangan yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dari BBPOM di Padang. Materi yang diberikan meliputi keamanan pangan, lima kunci keamanan pangan keluarga, keracunan, intoleransi dan alergi pangan, stunting, serta pentingnya gizi seimbang. Diskusi berlangsung aktif dan interaktif dengan pendampingan langsung dari tim BBPOM di Padang. Suasana semakin semarak dengan adanya kuis edukatif yang mengajak peserta memahami keamanan pangan dengan cara yang menyenangkan.
Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, kegiatan juga diawali dengan pre-test dan diakhiri post-test. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi gambaran peningkatan pengetahuan masyarakat setelah mengikuti bimtek.
Tidak hanya berhenti pada penyampaian materi, BBPOM di Padang juga melakukan percontohan kegiatan fasilitasi kepada kader dalam mendampingi komunitas menerapkan prinsip keamanan pangan di lingkungannya. Fasilitasi oleh kader kepada komunitasnya akan dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang waktu dua minggu. Melalui pendampingan ini, diharapkan terjadi perubahan nyata dalam penerapan keamanan pangan di masyarakat sehingga dapat terwujud nagari dengan pangan aman, sehat, dan berkualitas.
Balai Besar POM di Padang