BBPOM Padang Gelar Rapat Evaluasi dan Tinjauan Manajemen Sistem Manajemen Mutu Terintegrasi

14-01-2026 Padang Dilihat 224 kali

Dalam upaya mewujudkan pengawasan obat dan makanan yang aman, bermutu, serta akuntabel, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang menyelenggarakan Rapat Evaluasi dan Tinjauan Manajemen (RTM) Sistem Manajemen Mutu Terintegrasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lantai 3 BBPOM di Padang pada Selasa (14/1),

Penerapan Sistem Manajemen Mutu Terintegrasi menjadi bagian penting dalam mendukung sistem pengendalian intern pemerintah, guna menciptakan pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Sistem ini diintegrasikan dengan manajemen risiko dan manajemen mutu sebagai fondasi pengawasan obat dan makanan yang berkelanjutan.

Rapat Tinjauan Manajemen merupakan amanat Manual Sistem Manajemen Terintegrasi sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Kepala BPOM Nomor 316 Tahun 2025 tentang Penerapan Sistem Manajemen Pengawasan Obat dan Makanan Terintegrasi pada Badan POM, khususnya pada klausul 11.1.d terkait pelaksanaan tinjauan atau kaji ulang manajemen. Melalui forum ini, manajemen melakukan pengkajian menyeluruh terhadap hasil dan laporan penerapan sistem yang telah berjalan.

Sejalan dengan Nota Dinas Sekretaris Utama selaku Deputi Manajemen Puncak tanggal 13 November 2025, pelaksanaan RTM diintegrasikan dengan Evaluasi Internal Triwulan IV. Dengan pengintegrasian tersebut, evaluasi tidak hanya menilai efektivitas program dan kegiatan, tetapi juga memastikan kesesuaian, kecukupan, serta efektivitas sistem manajemen melalui perumusan kebutuhan perubahan dan peluang peningkatan.

Dalam penerapannya, Sistem Manajemen Terintegrasi BBPOM di Padang mencakup pemenuhan standar dan persyaratan dari tiga sistem manajemen yang telah disertifikasi, yaitu Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2015), Sistem Manajemen Anti Penyuapan (ISO 37001:2016), dan Sistem Manajemen Laboratorium (ISO 17025:2017). Pelaksanaan RTM secara terintegrasi menjadi sarana strategis untuk memastikan seluruh standar tersebut berjalan selaras dan saling mendukung.

Adapun agenda utama dalam Rapat Tinjauan Manajemen meliputi evaluasi tindak lanjut RTM sebelumnya, pemantauan isu internal dan eksternal, pencapaian sasaran dan pelaksanaan program serta rencana aksi beserta risiko yang menyertainya, kecukupan sumber daya, kesesuaian proses dan layanan melalui hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dan audit, perubahan ruang lingkup pekerjaan, hasil pemastian keabsahan pengujian, hingga tinjauan fungsi kepatuhan anti penyuapan.

Melalui Rapat Tinjauan Manajemen ini, berbagai permasalahan yang dihadapi dibahas secara komprehensif dan menghasilkan sejumlah rekomendasi sebagai peluang peningkatan. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti secara optimal sebagai tolok ukur perbaikan, pencegahan ketidaksesuaian, serta peningkatan efektivitas sistem manajemen mutu, guna mendukung peningkatan kinerja BBPOM di Padang secara berkelanjutan.

Balai Besar POM di Padang

Sarana