BBPOM di Padang Bersama DPR RI Tingkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Memilih dan Menggunakan Kosmetika yang Aman

07-06-2026 Padang Dilihat 74 kali

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait keamanan kosmetika, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama, melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat dengan tema “Pilih dan Gunakan Kosmetika yang Aman” pada Minggu, 7 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, kader kesehatan, pelaku usaha, hingga generasi muda. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya memilih kosmetika yang aman, bermutu, dan memiliki izin edar sebelum digunakan.

Dalam sambutannya, Anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama, menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko penggunaan kosmetika ilegal dan mengandung bahan berbahaya. Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap produk kecantikan harus diimbangi dengan kemampuan untuk memilih produk yang aman dan telah terjamin legalitasnya.

“Jangan mudah tergiur oleh klaim hasil instan atau harga yang sangat murah. Pastikan kosmetika yang digunakan memiliki izin edar dan berasal dari sumber yang terpercaya agar kesehatan tetap terjaga,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala BBPOM di Padang, Elyunaida, memberikan edukasi mengenai cara memilih kosmetika yang aman serta mengenali ciri-ciri produk yang tidak memenuhi ketentuan. Ia menjelaskan bahwa masyarakat perlu lebih cermat dalam memeriksa kemasan, label, nomor izin edar, serta informasi produk sebelum membeli maupun menggunakan kosmetika.

Elyunaida juga mengingatkan bahwa penggunaan kosmetika yang mengandung bahan berbahaya dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan, seperti iritasi, alergi, kerusakan kulit, hingga gangguan kesehatan lainnya apabila digunakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada promosi yang menjanjikan hasil cepat tanpa memperhatikan aspek keamanan produk.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga menghadirkan pameran edukatif yang menampilkan berbagai contoh kosmetika ilegal, kosmetika tanpa izin edar, serta produk yang mengandung bahan berbahaya yang pernah ditemukan dalam pengawasan BPOM. Melalui pameran tersebut, peserta dapat mengenali secara langsung berbagai produk yang berisiko serta memahami pentingnya menjadi konsumen yang cerdas.

BBPOM di Padang juga memperkenalkan aplikasi BPOM Mobile sebagai sarana bagi masyarakat untuk melakukan pengecekan nomor izin edar produk secara mandiri. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai legalitas dan keamanan produk sebelum digunakan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai kosmetika, keamanan produk, serta cara melindungi diri dari peredaran kosmetika ilegal. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pentingnya penggunaan kosmetika yang aman dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi ini, BBPOM di Padang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih kosmetika. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau menggunakan produk kosmetika. Dengan pengetahuan yang memadai dan kepedulian bersama, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari risiko penggunaan kosmetika yang tidak memenuhi ketentuan serta mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan terlindungi.

Balai Besar POM di Padang

Sarana