Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, dampak globalisasi wajib kita terima, tidak terkecuali dalam dunia usaha dan perdagangan. Akhir tahun 2015 ini Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) diberlakukan, tahun 2020 Pasar Bebas Asia Pasifik (AFTA) juga semakin menjelang. Hingga bukan saatnya lagi jika kita masih berbicara tentang Borax, Rhodamin, Hygiene sanitasi. Sebab negara lain sudah membahas dampak terhadap ekonomi, bagaimana meningkatkan daya saing produk lokal, bagaimana melakukan ekspansi perdagangan ke negara lain.
“Maka alangkah kecilnya kita jika masih mempersoalkan Peraturan Ka. Badan POM RI terkait IRT-P yang dianggap memberatkan pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan,” kata Kepala BBPOM di Padang, Drs. Zulkifli, Apt di hadapan peserta advokasi pada tanggal 19 November 2015. Kegiatan yang dilaksanakan di aula BBPOM di Padang ini mengundang peserta dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Sumatera Barat.
Lebih lanjut Zulkifli menyampaikan salah satu visi Badan POM RI adalah untuk meningkatkan daya saing, maka mustahil peraturan Kepala Badan POM RI akan memberatkan, namun justru memberi perlindungan dunia usaha terutama usaha kecil dan menengah. Standar IRT-P diterbitkan oleh Badan POM agar produk lokal diterima secara Internasional. Jangan sampai produk lokal malah terpinggirkan oleh produk luar, bahkan di negara kita sendiri. Badan POM pun tidak henti – hentinya berinovasi memberi motivasi untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan selalu berkomitmen meningkatkan daya saing produk lokal, salah satunya meningkatkan Produk dengan izin IRT-P menjadi MD. Produk pangan tidak hanya dituntut dari segi rasa namun juga mutu. Mutu harus memiliki bukti tertulis melalui uji laboratorium. Salah satu target Badan POM adalah sebanyak mungkin meningkatkan Industri Rumah Tangga Pangan menjadi Industri Pangan sehingga dapat menembus pasar Global.
“Untuk itu kami meminta dukungan kita semua, terutama pelaku usaha. Kita akan bantu dan akan kita fasilitasi. Semoga kegiatan ini memberi dampak yang sebesar – besarnya terutama meningkatkan daya saing produk kita di pasar global, “ tutup Zulkifli.
Balai Besar POM di Padang